Asus Zenpad Z170CG - 1GB - 8GB - 7 Inch

Asus Zenpad Z170CG - 1GB - 8GB - 7 Inch
Rp 1.249.000

SONY PLAYSTATION 4 (PS4) 500GB

SONY PLAYSTATION 4 (PS4) 500GB
Rp 4.675.000 - 5.500.000

Minggu, 26 Oktober 2014

latihan taichi bisa mempertebal daya tahan tubuh kita dari serangan penyakit

Lima orang berdiri membentuk formasi bujur sangkar. Salah satu berdiri di luar formasi sebagai pemandu. Mata mereka terpejam. Telapak tangan bertumpuk di depan pusar dan sedikit menekan. Bagi laki-laki, telapak tangan kanan berada di depan, perempuan sebaliknya. Itulah meditasi tan tien, salah satu sesi dari tai chi ji kung Pro Patria di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta.
Meditasi itu berlangsung 15 menit. Setiap peserta melakukan pernapasan perut. Menghirup lewat hidung, merasakan jalannya udara melewati otak, punggung, kaki lalu berputar dan ditahan di perut selama lima hitungan. Setelah itu perlahan-lahan udara diembuskan melalui mulut.
Setiap menghirup udara, ujung lidah menempel pada gusi bagian atas, saat mengembuskan menempel pada gigi bagian bawah. “Gerakannya seperti katup,” ujar sang pelatih, Noviar A.M., kepada Tempo, Senin lalu.
Meditasi tan tien sangat mudah. Tapi banyak peserta, kata Noviar, yang keliyengan di tengah meditasi. Kaki kesemutan dan persendian kaku akan dirasakan peserta yang jarang olahraga. Jika peserta berkonsentrasi penuh, badan mulai terasa hangat, lalu keringat sedikit demi sedikit keluar.
Tan tien adalah istilah Cina untuk bagian tubuh yang letaknya 3 sentimeter di bawah pusar. Menurut Noviar, tan tien diyakini kedokteran Tiongkok tradisional sebagai titik awal sirkulasi dari energi. Setiap menghirup udara, napas ditahan di bagian ini. Meditasi ini merupakan sesi kedua dalam tai chi Pro Patria sebelum pemanasan. Selanjutnya peserta melakukan gerakan jurus-jurus tai chi. Lalu ditutup dengan senyum pencerahan.
Pada tingkat awal, tai chi Pro Patria terdiri atas delapan jurus, di antaranya Bangau Mengepakkan Sayap, Naga Sakti menjulurkan Cakar, Itik Mustika Menerobos Bunga Teratai, Menambatkan Kuda, serta Menanyakan Jalan. Beberapa gerakan adalah gabungan di antara delapan jurus itu.
Tai chi Pro Patria merupakan salah satu jenis senam kesehatan. Latihan ini memadukan antara pikiran, napas, energi, dan gerak. “Ini merupakan teknik mengolah napas,” kata Noviar. Teknik mengolah napas, kata dia, bertujuan mendapatkan energi yang disebut chi.
Masing-masing jurus mempunyai fungsi yang berlainan. Misalkan jurus Bangau Mengepakkan Sayap, yang menyalurkan energi chi ke paru-paru. Menurut Noviar, ada lima organ tubuh yang menjadi perhatian latihan tai chi, yaitu hati, jantung, paru-paru, limpa, dan ginjal.
Salah satu peserta, Iwan Kurniawan, merasakan manfaat mengikuti senam ini. Pusing dan kesemutan yang sering dirasakan mulai berkurang. Bahkan pria 27 tahun itu tidak lagi mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Lain lagi bagi Mustaqim, 28 tahun. Sejak mengikuti tai chi Pro Patria, ia merasa badannya tidak mudah lelah. Pria yang kerap bepergian ke luar kota ini yakin senam tai chi justru menambah energi.
Noviar membenarkan apa yang disampaikan Mustaqim dan Iwan. Tai chi berbeda dengan senam lainnya. Senam biasa lazimnya menguras energi, sedangkan tai chi justru mengumpulkan energi.
Menurut Noviar, senam ini mampu menyembuhkan penyakit, di antaranya mengurangi kadar gula dalam darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah tinggi, rematik, wasir, dan migrain. Edy, yang mengikuti senam ini selama satu tahun, mengatakan gula darahnya turun dari 500 menjadi 150. “Badan saya bertambah bugar,” katanya.
Mengapa tai chi bisa menyembuhkan? Menurut Noviar, kesembuhan bukan karena tai chisecara langsung. Latihan ini membantu tubuh mendapatkan keseimbangan metabolisme tubuh. Menurut Noviar, tubuh yang rentan penyakit disebabkan oleh metabolisme tubuh yang kurang baik. Dengan memperbaiki metabolisme tubuh berarti mengatasi penyebab munculnya penyakit.
Latihan tai chi akan sempurna manfaatnya jika diikuti dengan terapi alami, yaitu minum air putih. Noviar menyarankan peserta tai chi minum enam gelas air setelah bangun tidur dalam satu hingga satu setengah jam.
Tai chi ji kung Pro Patria didirikan oleh V. Lie Kuang Hwa di Madiun, Jawa Timur, 39 tahun silam. Latihan ini di bawah organisasi Shaolin Kung Fu Pro Patria, yang juga didirikan Lie Kuang Hwa. Noviar adalah murid Lie Kuang Hwa. AKBAR TRI KURNIAWAN.

Sumber:http://propatria.ukm.ugm.ac.id/tai-chi-senam-pengumpul-energi/
thumbnail
Lima orang berdiri membentuk formasi bujur sangkar. Salah satu berdiri di luar formasi sebagai pemandu. Mata mereka terpejam. Telapak tang...

latihan pernafasan wim hof bisa memperkuat daya tahan tubuh kita

Wim Hof adalah seorang pria dari Belanda yang mampu bertahan pada suhu dingin yang ekstrim, dan karena kemampuannya ini, dia dijuluki Iceman. Pria berkelahiran 20 April 1959 ini sudah memegang 20 rekor dunia. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Di tahun 2009, Wim mendaki gunung Kilimanjaro (5895 m) dan mencapai puncaknya dalam 2 hari. Dia mendaki hanya dengan memakai celana pendek.
  • Di tahun 2009, Wim berlari maraton sepanjang 42.195 km di daerah kutub Finlandia. Suhu disana adalah sekitar -20 °C. Wim menyelesaikannya dalam waktu 5 jam dan 25 menit. Lagi-lagi hanya dengan memakai celana pendek.
  • Di tahun 2008, Wim berendam didalam es selama 1 jam, 13 menit dan 48 detik. Rekor ini ditingkatkannya lagi menjadi 1 jam dan 44 menit di tahun 2010, dan kemudian menjadi 1 jam, 52 menit dan 42 detik di tahun 2011.


Wim berhasil melakukan fenomena-fenomena ini dengan mudah. Dia bisa melakukan semua ini karena sebuah teknik pernafasan yang bisa mengontrol sistem otonom tubuh. Teknik pernafasan yang ditemukannya ini kemudian diberi nama Metode Wim Hof.

Yang mengejutkan adalah, efek dari metode Wim Hof juga bisa digunakan untuk mengontrol sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit apapun. Wim mengatakan manusia dapat melawan segala penyakit, seperti kanker dan AIDS, dengan lebih mengerti tubuhnya sendiri.

Wim pernah bekerja sama dengan sebuah grup peneliti untuk membuktikan bahwa setiap manusia bisa melakukan fenomena yang dia lakukan. Dia kemudian melatih 12 orang normal selama seminggu. Di akhir pelatihan, setiap peserta disuntik dengan bakteri yang bisa menyebabkan demam, muntah dan mual-mual. Tetapi tidak ada satupun yang mengalaminya.

Orang-orang Wim tidak mengizinkan untuk mempublikasikan metode yang digunakan. Tetapi setelah Wim menyelenggarakan sebuah pelatihan untuk tim Valhalla Movement, dia ingin agar lebih banyak orang untuk mengetahui metode ini. Visi dia adalah sebuah dunia tanpa penyakit.

Wim Hof 2

Tanpa bertele-tele lagi… Inilah metode Wim Hof.

Metode Wim Hof

Metode Wim Hof mirip dengan meditasi Tummo (panas tubuh) dan Pranayama (pernafasan yoga), tetapi secara keseluruhan cukup berbeda. Bagian pertama adalah latihan pernafasan untuk mengontrol hiperventilasi. Ini adalah sesuatu yang tidak biasa karena hiperventilasi adalah suatu kondisi yang terjadi tanpa sadar, biasanya karena kecemasan. Teknik pernafasan ini akan membuat kita lesu (karena hiperventilasi), kemudian kembali segar dan badan kita akan kaya dengan oksigen.

Beginilah langkah-langkahnya:



  • Duduk dalam posisi nyaman dan mata tertutup. Pastikan paru-paru kamu dapat mengembang dengan bebas. Latihan ini cocok dilakukan setelah bangun tidur, ketika perut masih kosong.
  • Pemanasan. Tarik nafas sedalam mungkin sampai merasakan tekanan pada bagian solar plexus. Tahan sejenak dan kemudian buang nafas sampai habis. Tahan sejenak dan ulangi lagi selama 15 kali.
  • 30 kali pernafasan kuat. Bayangkan kamu sedang menghembus balon. Tarik nafas melalui hidung dan kemudian buang nafas melalui mulut dalam satu hembusan kuat dan pendek. Lakukan ini sekitar 30 kali dengan mata tertutup, kamu akan merasakan badan dipenuhi oksigen. Kamu akan merasakan sedikit pusing, kesemutan atau seperti tersetrum.
  • Pemeriksaan badan. Ketika melakukan 30 pernafasan kuat, pelajari tubuh kamu. Gunakan intuisi kamu untuk merasakan dibagian tubuh mana yang terasa enak dan yang terasa kurang energi. Kemudian bayangkan energi/panas disalurkan ke bagian-bagian yang terasa kurang energi. Badan kamu akan terasa hangat dan perasaan kamu akan menjadi lebih positif.
  • Tahan nafas. Setelah melakukan 30 pernafasan kuat, tarik nafas dengan santai sampai paru-paru terisi penuh. Kemudian buang nafas sampai habis dan tahan selama mungkin. Tekuk masuk dagu agar udara tidak masuk lagi. Rileks dan rasakan oksigen yang menyebar ke seluruh tubuh. Tahan nafas sampai kamu merasakan megap-megap disekitar atas dada anda.
  • Pernafasan untuk pemulihan. Tarik nafas sampai paru-paru terisi penuh, rasakan dada kamu mengembang dan lepaskan tekanan di bagian solar plexus. Tekuk dagu kamu kedalam dan tahan nafas selama 15 detik. Perhatikanlah bahwa kamu dapat mengarahkan energi sesuai kemauanmu. Gunakan 15 detik ini untuk memeriksa badan kamu, cari bagian-bagian yang pucat, kaku atau tersumbat. Bayangkan energi disalurkan kebagian-bagian tersebut dan rasakan semuanya hilang. Tetap rileks. Setelah 15 detik ini, kamu telah menyelesaikan satu set.

  • -
    Untuk permulaan, latihan ini cukup dilakukan 1-2 set. Lakukan setiap hari. Setelah beberapa hari latihan, kamu boleh menambah 2 set lagi. Setelah terbiasa melakukan latihan ini, kamu boleh menambahkan peregangan, push-up atau yoga ketika menahan nafas (langkah ke-5).

    Jika kamu merasakan sakit atau pusing, rubahlah posisi kamu menjadi lebih santai dan kemudian bersandar pada punggung. Bernafaslah secara normal dan hentikan sesi latihan kali ini.
    Sumber: http://kaskushootthreads.blogspot.com/2013/09/wim-hof-orang-yang-mampu-berlari.html
    thumbnail
    Wim Hof adalah seorang pria dari Belanda yang mampu bertahan pada suhu dingin yang ekstrim, dan karena kemampuannya ini, dia dijuluk...

    macam-macam/ jenis-jenis penyakit flu

    Apa bedanya selesma (common cold) dan influenza?

    22082010
    Dear kawan,
    Sehat semuanya? Semoga ya, di sepuluh hari pertama Ramadhan ini kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa. Amien. Apa ada yang kena selesma? Atau influenza? …. hm… sama ngga sih antara selesma dan influenza? Kawan, selesma yang aku maksudkan di sini adalah terjemahan dari “common cold”. Common cold sering kita terjemahkan sebagai “flu”, sehingga agak rancu dengan “influenza”, padahal mereka serupa tapi tak sama.
    Apa bedanya selesma dengan flu (influenza)?

    Bedanya virus selesma (cold) dan virus flu (influenza)
    Memang antara selesma dan flu itu mirip sekali, yaitu bahwa mereka mempengaruhi saluran pernafasan dan memiliki gejala yang mirip, yaitu tenggorokan sakit, hidung tersumbat atau pun meler, batuk, dll. Namun secara umum, gejala selesma jauh lebih ringan daripada gejala flu. Gejalaflu (influenza) bisa meliputi demam tinggi, menggigil, badan pegal-pegal, dan kelelahan. Selesma dan flu disebabkan oleh virus yang berbeda. Jika selesma disebabkan oleh virus selesma(cold virus atau rhinovirus),influenza disebabkan oleh virus influenzae yang memiliki berbagai type, yaitu type A, B, dan C. Susahnya, virus ini gampang bermutasi, dan bisa menyebabkan aneka penyakit flu yang mematikan, termasuk flu burung, flu babi, flu Hongkong, flu Singapura, dll. Berbagai strain virus tersebut beredar di seluruh dunia sepanjang tahun dan menyebabkan wabah lokal. Di Kanada misalnya, musim influenza biasanya berlangsung dari November hingga April dan diperkirakan 10-25% orang Kanada mendapatkan influenza setiap tahun. Sebuah studi memperkirakan 6.700 orang Kanada pertahun meninggal akibat komplikasi influenza terkait dan sekitar 70.000 hingga 75.000 orang dirawat di rumah sakit.
    Di bawah ini disajikan perbedaan antara selesma dan Influenza, yang diambil darihttp://www.publichealthgreybruce.on.ca/Communicable/Influenza/FactSheets/Flu_vs_Colds.htm
    GEJALASELESMAINFLUENZA
    DemamJarangTiba-tiba, seringkali demam tinggi, berakhir dalam 3-4 hari
    Sakit kepalajarangSering
    Nyeri dan pegalRinganBiasa terjadi, dan sering sangat sakit
    Lemahjarang/lemahSedang sampai berat, bisa sampai satu bulan
    Terbaring di tempat tidurjarangSering, bisa sampai 5-10 hari
    Pilekseringkadang-kadang
    bersin-bersinbiasakadang-kadang
    Tenggorokan sakitbiasakadang-kadang
    Batukkadang-kadang, ringan-sedangBiasa, bisa menjadi parah
    Komplikasi yang bisa terjadiSinus atau infeksi telingaPneumonia, gagal ginjal, gagal hati, dapat mengancam jiwa
    Apa macam virus influenza?
    Sedikit lebih jauh, mari kita coba mengenali virus influenza. Virus influenza terdiri dari 3 tipe, yaitu A, B, dan C. Virus Influenza Tipe A dapat menginfeksi manusia, kuda, babi, anjing laut, ikan paus dan binatang lainnya. Namun burung liar adalah tempat tinggal alamiahmereka.Virus tipe A ini dibagi dalam beberapa Sub-tipe berdasar dua (2) jenis protein pada permukaannya. Protein ini disebut sebagai Hemaglutinin (HA) dan Neuroaminidase (NA).Terdapat 15 jenis sub-tipe HA dan 9 sub-tipe NA, dan berbagai kombinasi dari kedua jenis protein ini dapat ditemukan. Hanya beberapa Virus Flu tipe A yang umumnya saat ini menyerang manusia, yaitu H1N1, H1N2, dan H3N2. Sedangkan beberapa sub-tipe umumnya terdapat pada hewan, misalnya H7N7 dan H3N8 yang menyebabkan penyakit flu pada kuda. Sub-tipe Virus Flu tipe A dinamakan berdasar jenis protein HA dan NA, misalnya H1N2 adalah Virus Influenza tipe A yang mempunyai jenis protein HA 1dan protein NA2. Sehingga Virus Avian H5N1 adalah Virus Influenza Tipe A yang mempunyai protein HA 5 dan NA 1. Virus Influenza Tipe B umumnya ditemukan di manusia. Namun tidak seperti Virus Tipe A, Virus ini tidak diklasifikasi berdasar sub-tipe. Walaupun Virus tipe B ini dapat menyebabkan epidemi, tetapi tidak dapat menyebabkan pandemi. Virus Influenza Tipe C menyebabkan sakit ringan pada manusia dan tidak menyebabkan epidemi atau pandemi. Virus ini juga tidak diklasifikasi berdasar sub-tipe.
    Strain
    Virus Influenza B dan beberapa Sub-tipe Virus A dibagi lagi kedalam Strain. Ada berbagai Strain pada Virus Tipe B dan Sub-tipe A. Strain baruVirus Flu akan menggantikan strain yang lama. Perubahan Strain ini terjadi secara “shift” atau “drift”. Ketika strain Virus baru ini muncul, maka sel pertahanan tubuh (antibody) yang terbentuk karena infeksi virus Flu strain yang lama, tidak dapat memberikan perlindungan lagi kepada infeksi strain baru.Jadi Vaksin Flu harus diperbarui setiap tahun untuk mengikuti perubahan strain dari Virus Flu. Akibatnya, orang yang ingin melakukan vaksinasi Flu harus mengulang vaksinasinya secara teratur setiap tahun, karena proses perubahan strain virus flu tadi.
    Mengapa tidak ada vaksin selesma?
    Virus penyebab selesma lebih banyak lagi, mencapai hampir 250 jenis virus yang berbeda. Sehingga sulit bagi para saintis untuk menyiapkan vaksin utk sekian jenis virus selesma. Selain itu, selesma cenderung ringan dan tidak menyebabkan komplikasi serius, sehingga kebutuhan vaksin dianggap tidak urgen.
    Bagaimana mencegah penularan selesma maupun influenza?
    Karena virus dapat menyebar dengan mudah melalui kontak fisik secara langsung ataupun melalui udara atau cairan tubuh, maka perlu dilakukan upaya pencegahan.
    1. Harus rajin cuci tangan dengan sabun, apalagi jika baru menyentuh atau kontak dengan orang yang terkena influenza atau selesma
    2. Makan-makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus
    3. Gunakan masker jika sedang ada wabah flu di lingkungan kita
    4. Upayakan gaya hidup sehat, tidak merokok, minum alkohol, stress, istirahat cukup, dll.
    Demikian sekilas info, semoga bermanfaa.

    Tambahan: flu tulang

    Sumber: https://zulliesikawati.wordpress.com/tag/virus-influenza-type-a-b-c/
    thumbnail
    Apa bedanya selesma (common cold) dan influenza? 22 08 2010 Dear kawan, Sehat semuanya? Semoga ya, di sepuluh hari pertama Ramadhan ...

    Sabtu, 25 Oktober 2014

    macam-macam/ jenis-jenis penyakit pada sendi dan tulang

    Macam-macam Penyakit pada Tulang dan Sendi



    a) Kekurangan Vitamin D
         Vitamin D (kalsiferol) adalah vitamin yang diperlukan untuk kalsifikasi (penulangan) pada tulang. Pada mamalia, vitamin D dapat disintesis oleh tubuh dari pro vitamin D dengan bantuan ultraviolet. Kekurangan vitamin D dapat terjadi jika tubuh tidak menerima sinar matahari yang cukup. Kekurangan vitamin D pada anak-anak menyebabkan rakhitis, biasanya terlihat pada pertumbuhannya yang terganggu dan kaki berbentuk O atau X. Pada orang dewasa kekurangan vitamin D dan zat kapur menyebabkan penyakit yang disebut osteomalasi.
    b) Kecelakaan
    Gangguan pada tulang dapat berupa memar dan fraktura seperti berikut ini:
    1. Memar
    Gangguan ini merupakan robeknya selaput sendi. Bila sobeknya selaput sendi diikuti lepasnya ujung tulang dari sendi disebut urai sendi.

    2. Fraktura atau patah tulang dibedakan sebagai berikut:
    a. Patah tulang tertutup, bila tulang yang patah tidak merobek kulit.
    b. Patah tulang terbuka, bila tulang yang patah merobek kulit dan mencuat keluar.
    c. Fisura , bila tulang hanya retak.

    c) kebiasaan yang salah
          Kebiasaan duduk yang salah atau kebiasaan membawa beban disatu sisi tubuh saja dapat menyebabkan kelainan pada tulang seperti berikut ini:
    1) LordosisLordosis adalah suatu gangguan pada tulang belakang di mana tulang belakang melengkung ke belakang yang mengakibatkan penderita menjadi terlihat bongkok ke belakang.

    2) Kifosis
    Adalah jika tulang punggung dan tungging terlalu bengkok kebelakang. Kelainan ini dapat terjadi karena kebiasaan menulis yang terlalu membungkuk yang dilakukan selama bertahun – tahun.



    3) Skoliosis 
    Skoliosis adalah jika ruas-ruas tulang belakang bengkok ke samping. Kelainan ini dapat terjadi jika seseorang sering membebani salah satu sisi tulang belakang, dan kebiasaan ini dilakukan selama bertahun-tahun.





    d) Nekrosa
          Nekrosa terjadi bila selaput tulang (periosteum) rusak sehingga bagian tulang tidak memperoleh makanan, lalu mati dan mengering.

    e) Gangguan persendian
          Macam gangguan pada persendian antara lain dislokasi, ankilosis, artritis, dan terkilir.
          1) Dislokasi
    Dislokasi disebabkan bergesernya sendi dari kedudukan semula karena jaringan gantungnya (ligamentum) sobek.
          2) Ankilosis
    Ankilosis adalah suatu keadaan persendian yang tidak dapat digerakkan karena seolah - olah menyatu.
          3) Terkilir
    Terkilir adalah tertariknya ligamentum ke posisi yang tidak sesuai, tetapi sendi tidak bergeser. Terkilir dapat terjadi karena gerakan tiba-tiba atau gerakan yang jarang dan sulit dilakukan.
         4) Artritis
    Artrisis adalah peradangan yang_terjadi pada sendi. Artrisis dapat dibedakan menjadi empat sebagai berikut:
                       a. Artritis Gout
    Gout terjadi karena adanya timbunan asam urat pada sendi-sendi kecil terutama jari - jari tangan. Sebagai akibatnya ruas jari-jari membesar.
                       b. Osteoartritis
    Osteoartritis adalah menipisnya tulang rawan sehingga mengalami degenerasi. Akibatnya, terjadi gangguan pada saat sendi digerakkan. 

     
                      c. Artritis eskudatif
    Artrisis eskudatif adalah terisinya rongga sendi oleh cairan yang disebut getah radang. Penyakit ini terjadi karena serangan kuman.
                      d. Artritis sika
    Artrisis sika adalah berkurangnya minyak sendi yang menyebabkan rasa nyeri saat tulang digerakkan. 

    f) Serangan Kuman pada Sendi
          1) Infeksi gonorhoe dan sifilis dapat menyerang persendian sehingga sendi menjadi kaku.
           2) Layuh sendi adalah keadaan tidak bertenaga pada sendi yang disebabkan layuhnya tulang akibat infeksi sifilis ketika bayi dalam kandungan.

    g) Osteoporosis
    Yaitu suatu penyakit yang menyebabkan tingkat kepadatan tulang menurun.Osteoporosis menggerogoti kekuatan tulang, sehingga kekuataannya berkurang drastis, juga tulang cortical menipis dan secara eseluruhan tulang akan mudah patah. Penyakit ini mengintai orang yang sudah lanjut dan wanita yang memasuki masa menopause.

    h)  Rickets
    Rickets sering dialami oleh anak yang sedang tumbuh. Formasi tulang pada penderita rickets abnormal, yaitu terjadi penumpukan kalsium di dalam tulang karena terlalu banyak mengonsumsi susu berkalsium atau akibat radiasi sinar matahari.

    i) Osteomyelitis
    Infeksi ini menyerang tulang dan diakibatkan oleh bacterimia atau sepsis, yang menyebar dan mengurangi kekuatan tulang.

    j) Sublubrikasi
    Sublubrikasi adalah kelainan pada tulang belakang pada bagian leher yang menyebabkan kepala penderita gangguan tersebut berubah arah ke kiri atau ke kanan.

    k) Artritis / Arthritis
    Artritis adalah radang sendi yang memberikan rasa sakit dan terkadang terjadi perubahan posisi tulang. Salah satu contoh artritis yang terkenal adalah rematik.

    l) Ankilosis / Ankylosis
    Ankilosis adalah gangguan pada sendi di menyababkan sendi tidak dapat digerakkan di mana ujung-ujung antar tulang serasa bersatu.

    m) Mikrosefalus / Microcephalus
    Mikrosefalus adalah kelainan pertumbuhan terkorak kepala yang menyebabkan kepala penderita terlihat lebih kecil dari normal.

    n) Osteomalacia
    Penyakit ini mengakibatkan tulang menjadi lunglai diakibatkan kekurangan vitamin D atau kesalahan metabolisme di dalam tubuh. Sama halnya dengan Osteoporosis, osteomalacia juga berpotensi membuat tulang cepat patah

    o) Punggung Bambu

    Sumber:http://ratih-saridewi.blogspot.com/2013/04/macam-macam-penyakit-pada-tulang-dan.html


    Tambahan jenis penyakit pada tulang dan sendi: pengapuran sendi, TBC tulang 
    thumbnail
    Macam-macam Penyakit pada Tulang dan Sendi a) Kekurangan Vitamin D      Vitamin D (kalsiferol) adalah vitamin yang diperlukan u...

    macam-macam/ jenis-jenis penyakit hormon manusia

    SISTEM HORMON MANUSIA

    Sehabis berolahraga, tenggorokan kita akan terasa kering dan kehausan. Ini terjadi karena tubuh banyak mengeluarkan keringat, sehingga air dalam tubuh juga banyak yang keluar. Keadaan demikian membuattubuh segera mengeluarkan zat yang menghentikan pengeluaran cairan tersebut. Zat yang dimaksud dinamakan hormon. Apabila kita minum air, segera hormon yang dikeluarkan tubuh tersebut akan berhenti.
    Asal kata hormon dari bahasa Yunani yakni hormaen yang berarti menggerakkan. Hormon merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh suatu bagian dalam tubuh. Organ yang berperan dalam sekresi hormon dinamakan kelenjar endokrin. Disebut demikian karena hormon yang disekresikan diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah dan tanpa melewati saluran khusus. Di pihak lain, terdapat pulakelenjar eksokrin yang mengedarkan hasil sekresinya melalui saluran khusus.
    Walaupun jumlah yang diperlukan sedikit, namun keberadaan hormon dalam tubuh sangatlah penting. Ini dapat diketahui dari fungsinya yang berperan antara lain dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh, proses reproduksi, metabolisme zat, dan lain sebagainya.
    Hormon akan dikeluarkan oleh kelenjar endokrin bila ada rangsangan (stimulus). Hormon tersebut akan diangkut oleh darah menuju kelenjar yang sesuai. Akibatnya, bagian tubuh tertentu yang sesuai akan meresponnya. Sebagai contoh, hormone insulin disekresikan pankreas saat ada rangsangan gula darah yang tinggi, hormon adrenalin disekresikan medula adrenal oleh stimulasi saraf simpatik, dan lain-lain.
    Di dalam tubuh manusia ada beberapa jenis kelenjar endokrin, yakni kelenjar hipofisis, tiroid, paratiroid, timus, pankreas, adrenal, ovarium, testis, dan kelenjar pencernaan. Simak dan pahami uraian berikut.
    1. Kelenjar Hipofi sis (Pituitari)
    Kelenjar hipofi sis terletak pada dasar otak dan di bawah kendali hipotalamus. Di dalam tubuh, ukurannya lebih kurang sebesar kacang ercis. Kelenjar ini seringkali disebut pula sebagai master of gland, sebab hormone yang dihasilkan dapat memengaruhi fungsi endokrin yang lain.
    Berdasarkan strukturnya, kelenjar hipofi sis terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian depan (lobus anterior), bagian tengah (intermediet), dan bagian belakang (posterior). Bagian tengahnya hanya dimiliki oleh bayi, sementara pada orang dewasa telah hilang atau tinggal sisanya saja.  Oleh karena itu, pada orang dewasa, kelenjar hipofi sis hanya tersusundua bagian saja yakni bagian depan dan bagian belakang. Berikut dibahas dua bagian kelenjar hipofi sis tersebut.
    a. Kelenjar Hipofisis Anterior
    Kelenjar hipofisis anterior berkembang dari lipatan langit-langit mulut yang tubuh ke arah otak. Lipatan tersebut akhirnya kehilangan persambung an dengan saluran pencernaan. Bagian depan kelenjar hiposifis ini menghasilkan banyak hormon. Selain itu, berpengaruh juga terhadap berbagai macam organ
    Di dalam tubuh, berbagai hormon yang disekresikan kelenjar hipofi sis anterior ini hanya digunakan dengan jumlah tertentu saja. Apabila terlalu berlebihan atau justru kekurangan dapat memberikandampak yang tidak baik bagi tubuh. Misalnya saja, kelebihan hormone somatotrof (hormon pertumbuhan) dapat menyebabkan pertumbuhan raksasa (gigantisme). Selanjutnya, bila kelebihan tersebut terjadi pada waktu dewasa dapat menyebabkan pertumbuhan yang tidak seimbang (akromegali), seperti tulang muka, jari-jari tangan, dan kaki yang membesar. Sebaliknya, bila sekresi hormon pertumbuhan kurang, akibatnya adalah pertumbuhan terhambat atau kekerdilan (kretinisme).
    b. Kelenjar Hipofi sis Posterior
    Kelenjar hipofi sis posterior merupakan hasil dari perluasan otak. Tepatnya berasal dari perkembangan tonjolan hipotalamus ke arah bawah, ke arah lipatan mulut yang membentuk bagian anterior hipofisis. Hormon yang dihasilkan kelenjar ini ada tiga, yakni vasopresin
    (antidiuretic hormone = ADH), pretesin, dan oksitosin. Vasopresin dan pretesinberfungsi mengurangi jumlah air yang hilang dari ginjal saat keluar sebagai urine. Selain itu, kedua hormon tersebut berfungsi menaikkan tekanan darah dengan mengecilkan arteriol. Sementara, oksitosin berperan dalam membantu proses kelahiran dengan kontraksi uterus. Oksitosin juga membantu sekresi susu dari payudara ibu.
    2. Kelenjar Tiroid (Kelenjar Gondok)
    Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terletak pada leher, tepatnya pada laring. Kelenjar ini terdiri atas dua lobus yakni sebelah kanan dan kiri laring. Beratnya sekitar 25 g dan kaya akan darah. Hormon terpenting yang disekresikan kelenjar tiroid adalah tiroksin. Hormon tiroksin terbentuk dari asam amino yang mengandung yodium. Bagi tubuh, hormon ini berpengaruh dalam proses metabolisme sel. Selain itu, hormon tersebut juga memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan diferensiasi jaringan tubuh.
    Beberapa penyakit manusia ada yang disebabkan oleh kelenjar tiroid. Kondisi kelebihan hormon tiroid (hipertiroid) dapat menimbulkan gejalahipermetabolisme (morbus basedowi), dengan tanda-tanda meningkatnya detak jantung sehingga muncul gugup, napas cepat dan tidak teratur, mulut menganga, dan mata melebar. Sementara itu, apabila seseorang sebelum dewasa kekurangan hormon tiroid (hipotiroid), tubuhnya dapat mengalami kretinisme(kerdil). Kretenisme ditandai dengan fi sik dan mental penderita yang tumbuh tidak normal.
    Pada orang dewasa, kondisi hipotiroid dapat menyebabkan miksedema. Gejala penyakit ini, adalah laju metabolisme rendah, berat badan bertambah, bentuk badan menjadi besar, kulit kasar, dan rambutmudah rontok. Selain penyakit-penyakit tersebut, seseorang juga dapat mengalami pembengkakan kelenjar tiroid karena kekurangan makanan yang mengandung yodium. Penyakit pembengkakan demikian dinamakan gondok.
    3. Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok)
    Kelenjar paratiroid terdiri atas empat struktur kecil yang terdapat pada permukaan kelenjar tiroid. Hormon yang disekresikan kelenjar ini disebutparathormon (PTH). Hormon parathormon berperan dalam pengaturan pemakaian ion kalsium (Ca2+) dan fosfat (PO43+) pada jaringan.
    Manusia jarang mengalami hipoparathormon (kondisi kekurangan hormon parathormon). Kalaupun mengalaminya, seseorang dapat kejang otot atau tetani. Sedangkan hiperparathormon (kondisi kelebihan hormon parathormon) dapat menimbulkan berba gai gejala seperti tulang menjadi rapuh, lemah, dan berbentuk abnormal. Selain itu, kadar ion Ca2+ yang berlebihan dalam darah dapat masuk ke air seni dan mengendap bersama ion fosfat. Endapan ini dapat membentuk batu ginjal sehingga menyumbat saluran air seni.
    4. Kelenjar Timus
    Kelenjar timus merupakan kelenjar hasil penimbunan hormon somatotrof atau hormon pertumbuhan. Pada orang dewasa, kelenjar ini tidak digunakan kembali.
    5. Kelenjar Adrenal (Anak Ginjal)
    Kelenjar adrenal (glandula adrenal) pada manusia berbentuk sepasang struktur kecil yang terletak di ujung anterior ginjal dan kaya akan darah. Masing-masing struktur kelenjar ini memiliki dua bagian, yakni bagian luar (korteks) dan bagian dalam (medula).
    Bagian korteks kelenjar adrenal menghasilkan hormon adrenalin (epinefrin) yang berpengaruh dalam penyempitan pembuluh darah sehingga tekanan darah dan denyut jantung meningkat. Hormon ini juga berperan mengubah glikogen (gula otot) menjadi glukosa (gula darah). Selain itu, hormon adrenalin bersama hormon insulin memengaruhi proses pengaturan kadar gula dalam darah.
    Sementara itu, bagian korteks (bagian luar) adre nal mengeluarkan hormon kortinyang tersusun atas kortison dan deoksikortison. Hormon kortin dapat memudahkan perubahan protein menjadi karbohidrat, kemudian juga mengatur metabolisme garam dan air.
    Penyakit manusia yang disebabkan oleh kurangnya sekresi hormon ini adalahpenyakit Addison. Gejala yang timbul pada penderita penyakit ini antara lain tekanan darah rendah, kelemahan otot, gangguan pencernaan, peningkatan retensi kalium dalam cairan tubuh dan sel, kulit kecoklatan, dan nafsu makan hilang. Penderitanya dapat diobati dengan pemberian hormon kortin melalui mulut atau intramuskular.
    6. Kelenjar Pankreas
    Kelenjar prankeas dinamakan juga kelenjar Langerhans atau pulau Langerhans. Pulau Langerhans merupakan sekelompok kecil yang tersebar di seluruh pankreas. Sel-sel pulau Langerhans tak terkait dengan saluran pembawa getah pankreas yang menuju duodenum. Namun, sel-sel kelenjar ini sangat kaya akan pembuluh darah.
    Sekresi yang dihasilkan dari kelenjar Langerhans yakni hormone insulin, sebuah hormon berbentuk protein yang ditemukan oleh Dr. Frederick Banting pada tahun 1922. Hormon insulin berperan saat proses pengubahan gula darah (glukosa) menjadi gula otot (glikogen) di dalam hati. Sehingga, oleh hormon tersebut, kadar gula darah menjadi turun. Kekurangan hormon insulin pada seseorang dapat menyebabkan penyakit diabetes melitus atau penyakit ken cing manis. Gejala penyakit kencing manis ditandai dengan tingginya glukosa dalam darah yangtinggi. Glukosa yang ada dalam tubuh penderita tidak diubah menjadi glikogen dan lemak, justru sebaliknya glikogen dan lemak yang diubah menjadi glukosa.
    Selain hormon insulin, kelenjar Langerhans juga memproduksi hormon guklagon. Hormon guklagon hormon yang berperan dalam mengubah glikogen menjadi glukosa.
    7. Kelenjar Kelamin
    Kelenjar kelamin disebut pula dengan gonad. Meskipun fungsi utamanya adalah memproduksi sel-sel kelamin, namun kelenjar kelamin juga memproduksi hormon. Kelenjar kelamin laki-laki terdapat pada testis, sementara kelenjar kelamin perempuan berada pada ovarium.
    Di dalam testis terdapat sel Leydig yang menghasilkan hormone testosteron atauandrogen. Hormon testosteron sangat berpengaruh terhadap proses spermatogenesis (proses pembentukan sperma) dan pertumbuhan sekunder pada laki-laki. Pertumbuhan sekunder pada anak laki-laki ditandai dengan suara menjadi besar, bahu dan dada bertambah bidang, dan tumbuh rambut pada bagian tubuh tertentu misalnya kumis, janggut, cambang, ketiak, dan sekitar kemaluan.
    Sementara itu, hormon estrogen dan progesteron disekresikan oleh ovarium. Estrogen dihasilkan oleh folikel de Graff dan dirangsang oleh hormon FSH. Hormon estrogen berfungsi saat pembentukan kelamin sekunder wanita, seperti bahu mulai berisi, tumbuhnya payudara, pinggul menjadi lebar, dan rambut mulai tumbuh di ketiak dan kemaluan. Di samping itu, hormon enstrogen juga membantu dalam pembentukan lapisan endometrium.
    Bagi wanita, hormon progesteron berfungsi menjaga penebalan endometrium, menghambat produksi hormon FSH, dan memperlan-car produksi laktogen (susu). Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum dan dirangsang oleh LH.
    8. Kelenjar Pencernaan
    Kelenjar pencernaan merupakan kelenjar yang terdapat pada sa luran pencernaan. Misalnya saja kelenjar pada lambung dan usus. Pada lambung, kelenjar mensekresikan hormon gastrin, yaitu hormone yang berperan dalam sekresi getah lambung. Sementara hormone sekretin dan hormon kolsistokinindisekresikan oleh kelenjar pada usus. Ma sing-masing fungsi hormon ini adalah merangsang sekresi getah pankreas dan getah empedu.
    Sumber:http://zaifbio.wordpress.com/2010/01/13/sistem-hormon-manusia/
    thumbnail
    SISTEM HORMON MANUSIA Sehabis berolahraga, tenggorokan kita akan terasa kering dan kehausan. Ini terjadi karena tubuh banyak mengeluarka...

    macam-macam/jenis-jenis penyakit pada pernapasan



    20 Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia


    Sistem pernapasan pada manusia adalah salah satu sistem organ yang sangat penting. Karena jika manusia tidak bernapas selama beberapa menit, maka dia akan mati. Sama seperti sistem organ yang lain, sistem pernapasan pada manusia juga bisa mengalami gangguan atau kelainan yang mempengaruhi sistem itu sendiri. Nah, apa sajakah penyakit pada sistem pernapasan pada manusia? Langsung saja kita simak yang pertama:

    1. Faringitis

    Faringitis adalah radang pada faring karena infeksi sehingga timbul rasa  nyeri pada waktu menelan makanan ataupun kerongkongan terasa kering. Gangguan ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Bakteri yang biasa menyerang penyakit ini adalah Streptococcus pharyngitis.Peradangan juga dapat terjadi karena terlalu banyak merokok, ditandai dengan rasa sakit saat menelan dan rasa kering di kerongkongan.

    2. Asma

    Asma adalah kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi seperti debu, bulu, ataupun rambut. Global Initiative for Asthma, sebuah lembaga nirlaba internasional untu penanggulangan asma, mendefinisikan asma sebagai gangguan pada selaput pipa udara yang menyalurkan udara ke dalam paru-paru. Pada penyakit asma, paru-paru tidak dapat menyerap oksigen secara optimal. Asma ditandai dengan kontraksi yang kaku dari bronkiolus yang menyebabkan kesukaran bernapas. Asma dikenal dengan bengek yang disebabkan oleh hipersensitivas bronkiolus (disebut asma bronkiale) terhadap benda-benda asing di udara. Asma merupakan penyempitan saluran pernapasan utama pada paru-paru. Kelainan ini tidak menular dan bersifat genetis atau bawaan seseorang sejak lahir. Kelainan ini juga dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin, udara kotor, alergi, dan stres (tekanan psikologis).
    Hampir separuh jumlah penderita mendapat asma karena alergi ataupun sistem pernafasan yang terlalu sensitif terhadap debu, obat, makanan, dan minuman.Pola hidup tidak sehat turut mempengaruhi timbulnya penyakit asma, seperti merokok dan stress.
    Asma adalah penyakit sistem pernapasan manusia yang paling banyak di derita di dunia. Di tahun 2010, penderita asma di seluruh dunia berkisar 300 juta orang. Sementara jumlah penderita asma di Indonesia mencapai 12 juta orang atau kurang lebih 6 % dari jumlah seluruh penduduk Indonesia. Asma bukanlah penyakit menular, sehingga jika ada salah satu anggota keluarga yang terserang asma, anggota lain tidak perlu panik.
    Gejala penyakit Asma antara lain:
    1. Nafas yang berbunyi ngiiik ... ngiiik.
    2. Mengalami sesak napas sehingga bernapas dengan tersenggal-senggal.
    3. Nafas pendek, biasanya hanya terjadi ketika berolahraga.
    4. Badan terlihat letih dan lesu serta kurang bersemangat.
    5. Rasa sesak dan berat di dada.
    6. Mengalami kesulitan untuk tidur dengan nyenyak.
    7. Batuk-batuk hanya pada malam hari dan cuaca dingin.
    8. Mudah terkena alergi seperti udara dingin, debu, atau jenis makanan tertentu.
    9. Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan.
    10. Mudah lelah ketika melakukan aktivitas fisik.
    Apabila gejala-gejala tersebut muncul, maka seseorang yang menderita asma akan kesulitan untuk melakukan pernapasan dikarenakan adanya kontraksi pada otot-otot bronkul yang mengakibatkan penyempitan pada saluran pernapasan.
    Saat serangan asma terjadi, biasanya penderita kronis diberikan obat semprot yang mengandung epinefrine  atau isoproterenol yang dapat dihisap dengan segera saat terjadi serangan asma. Untuk tingkat akut, epinefrin tidak lagi disemprotkan, namun diinjeksikan (disuntik) ke dalam tubuh penderita.
    Jika tidak ada epinefrine, penderita dapat ditolong sementara dengan memberikan minuman hangat atau menghirup uap air panas. Bisa juga dengan memberikan hembusan angin segar dari kipas angin untuk membantu proses pernapasan penderita. Penyakit asma mungkin tidak dapat dihilangkan dari sistem pernapasan manusia, namun penyakit ini dapat dikontrol agar gejala dan serangannya tidak mengganggu aktivitas bekerja.
    Cara mencegah penyakit Asma:
    1. Jangan tinggal ditempat yang kotor yang sudah kotor karna polusi
    2. Jangan memelihara binatang yang bulunya banyak dan halus.
      Misalnya kucing, kelinci, dan sebagainya
    3. Selalu memakai baju hangat dan selendang leher saat cuaca sedang dingin
    4. Jangan terlalu banyak melakukan olahraga yang membutuhkan napas panjang bila napas tidak kuat.
    Sekitar 50 % penderita asma melakukan terapi pengobatan alternatif, namun belum cukup bukti yang memastikan bahwa terapi-terapi tersebut efektif mengobati asma.

    3. Influenza (Flu)

    Penyakit influenza disebabkan oleh virus influenza. Gejala yang ditimbulkan antara lain pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan tenggorokan terasa gatal. Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut saluran pernafasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorok dan batuk yang tidak berdahak. Lama sakit berlangsung antara 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri.
    Penyakit ini merupakan penyakit yang paling sering menyerang sistem pernapasan pada manusia di seluruh dunia. Flu diakibatkan oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae. Gejala umum flu adalah badan menggigil, deman, mata berair, hidung tersumbat kepala berat, disertai batuk, dan nyeri di beberapa bagian tubuh.
    Influenza merupakan penyakit yang dapat menjalar dengan cepat di masyarakat. Walaupun ringan tetapi penyakit ini dapat berbahaya bagi usia sangat muda dan usia tua dimana terdapat keterbatasan fungsi pernafasan. Penyakit ini terutama terjadi pada musin dingin di negara bermusim dingin dan di musim hujan pada negara-negara tropis.Mahluk hidup tempat berkembang dan menyebarkan influenza ini adalah manusia sendiri. Diduga bahwa hewan lain seperti burung, babi, dan kuda memegang peranan dalam menciptakan jenis virus influenza dengan jenis yang berbeda akibat adanya mutasi di hewan-hewan tersebut. Penyebaran virus influenza ini melalui tetesan air liur pada saat batuk dan melalui partikel yang berasal dari sel hidung yang melayang di udara terutama di ruangan tertutup.
    Pengobatan terbaik flu adalah istirahat karena flu lebih sering diakibatkan menurunnya daya tahan tubuh karena kelelahan. Minum air yang banyak dan hangat dapat membantu meringankan gejala flu. Vitamin C dosis tinggi (500 mg) dapat diberikan untuk membantu tubuh meningkatkan kekebalan tubuh.
    Penyebab influenza adalah virus yang menginfeksi jaringan saluran nafas bagian atas. Terdapat 3 jenis virus yang di kenal yaitu A,B, dan C. Virus tipe A akan menyebabkan gejala  yang berat, menyebar secara cepat dan dapat menyebabkan infeksi di suatu negara atau wilayah (pandemi). Virus tipe B akan menyebabkan gejala yang lebih ringan dan penyebarannya tidak secepat virus tipe A. Virus tipe C hanya memberikan gejala yang ringan saja. Perbedaan dari virus ini dapat diketahui melalui pemeriksaan dari cairan ludah dengan mempergunakan test secara genetik.
    Obat analgesik dan asetaminofen bisa diberikan agar flu cepat hilang. Flu yang biasa menyerang orang dewasa dan anak kecil sekalipun tidak terlalu berbahaya. Hanya saja kini ketakutan akan flu menjadi lebih tinggi, terutama sejak mencuatnya kasus flu burung mulai awal tahun 2000-an, dan ternyata lebih menyebabkan kerusakan parah daripada flu Spanyol yang pernah menjadi epidemi di tahun 1980-an.
    Transmisi virus melalui udara dan air ludah sangat bergantung dari jumlah virus yang terkandung didalamnya. Dari hasil penelitian apabila didapatkan 10 virus / air ludah sebanyak 50% orang yang terkena air ludah ini akan menderita influenza. Virus akan melekat pada sel permukaan di rongga hidung dan saluran nafas.
    Tanda-tanda gejala flu yang tidak biasa ini hampir sama dengan flu biasa, namun dengan intensitas yang lebih tinggi. Pada kasus flu burung, gejala demam bisa sangat tinggi dan tiba-tiba. Badan bisa menggigil hebat. Gejala-gejala flu yang tidak biasa ini tentu harus ditangani secepatnya oleh medis.
    Setelah virus berhasil masuk kedalam sel, dalam beberapa jam akan mengalami replikasi dan menuju ke permukaan sel sehingga dapat meninggalkan sel yang sudah rusak untuk masuk ke sel yang baru, baik sel yang berada di sebelahnya atau menempel pada air ludah dan menyebar melalui udara.
    Gejala pada penderita Influenza, umumnya pasien mengeluh demam, sakit kepala, sakit otot, batuk , pilek, terkadang disertai sakit pada waktu menelan dan serak. Gejala ini dapat didahului oleh lemah badan dan rasa dingin.Pada kondisi ini biasanya sudah didapatkan gambaran kemerahan pada tenggorokan.
    Gejala-gejala diatas dapat terjadi beberapa hari dan hilang dengan sendirinya. Tubuh memiliki kemampuan untuk menghilangkan virus dan bakteri yang berbahaya melalui sistem pertahanan tubuh degnan sel darah putih, tetapi pertahanan ini akan baik apabila kondisi tubuh baik pula. Setelah masa penghancuran virus dan bakteri berbahaya  tubuh membutuhkan waktu untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang telah terjadi sehingga akan terasa lemas dan lemah.

    4. Emfisema

    Emfisema adalah penyakit pada paru-paru yang ditandai dengan pembengkakan pada paru-paru karena pembuluh darahnya kemasukan udara. Emfisema disebabkan hilangnya elastisitas alveolus. Emfisema membuat penderita sulit bernafas. Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas. Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin adalah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini. Gejala yang ditimbulkan:
    1. Nafsu makan yang menurun dan berat badan yang menurun juga biasa dialami penderita emfisema.
    2. Sesak dada
    3. Batuk kronis
    4. Kelelahan
    5. Sesak napas dalam waktu lama dan tidak dapat disembuhkan dengan obat pelega yang biasa digunakan penderita sesak napas.
    Cara mencegah penyakit Emfisema:
    1. Penderita adalah perokok aktif, berhenti merokok dapat membantu mencegah penderita dari penyakit ini.
    2. Jika emfisema sudah menjalar, berhenti merokok mencegah perkembangan penyakit. Pengobatan didasarkan pada gejala yang terjadi, apakah gejalanya ringan, sedang atau berat.
    3. Perlakuan termasuk menggunakan inhaler, pemberian oksigen, obat-obatan dan kadang-kadang operasi untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.
    Menghindari asap rokok adalah langkah terbaik untuk mencegah penyakit ini. Berhenti merokok juga sangat penting.

    5. Bronkitis

    Bronkitis berupa peradangan pada selaput lendir dari saluran bronkial. Sementara itu, pleuritis adalah peradangan pada pleura, lapisan pelindung yang membungkus paru-paru. Laringitis adalah pembengkakan di laring, sedangkan sinusitis adalah pembengkakan pada sinus atau rongga hidung. Peradangan-peradangan tersebut dapat terjadi karena berbagai hal, di antaranya karena infeksi oleh mikroorganisme. Peradangan juga dapat terjadi karena tubuh merespons terhadap zat atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh sehingga terjadi reaksi alergik. Gejala-gejala peradangan tersebut secara umum adalah batuk-batuk, demam, sulit menelan, dan sakit di dada. Penyakit bronkitis dapat dikenali melalui gejala-gejala berikut ini.
    1. Batuk berdahak.
    2. Sering sesak napas.
    3. Flu yang berkepanjangan.
    4. Mengi.
    5. Tubuh mudah lelah.
    6. Pembengkakan pada pergelangan kaki.
    7. Timbul warna kemerahan pada wajah, telapak tangan, dan selaput lendir.
    8. Kepala terasa sakit.
    9. Penglihatan tampak kabur.

    6. Asbestosis

    Asbestosis adalah suatu penyakit saluran pernafasan yang terjadi akibat menghirup serat-serat asbes, dimana pada paru-paru terbentuk jaringan parut yang luas. Asbestos terdiri dari serat silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Jika terhisap, serat asbes mengendap di dalam dalam paru-paru, menyebabkan parut. Menghirup asbes juga dapat menyebabkan penebalan pleura (selaput yang melapisi paru-paru).
    Penyakit yang disebabkan oleh Asbestosis diantaranya:
    1. Plakpleura (kalsifikasi)
    2. Mesoteliome maligna
    3. Efusi pleura
    Cara mencegah penyakit Asebstosis:
    1. Kadar serat dan debu asbes di lingkungan kerja
    2. Para pekerja yang berhubungan dengan Asbes, dianjurkan untuk berhenti merokok

    7. Sinusitis

    Sinusitis merupakan penyakit peradangan pada bagian atas rongga hidung atau sinus paranasalis. Penyakit sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus, menurunnya kekebalan tubuh, flu, stress, kecanduan rokok, dan infeksi pada gigi.
    Berikut ini beberapa gejala yang dapat dikenali pada seseorang yang menderita penyakit sinusitis.
    1. Hidung tersumbat dan terasa geli atau gatal.
    2. Tercium bau tidak sedap pada hidung ketika bernapas.
    3. Sering bersin.
    4. Hidung mengeluarkan ingus kental yang berwarna putih atau kekuning-kuningan.
    5. Kepala terasa sakit seperti ada yang menekan.
    Penyakit sinusistis dapat dicegah dengan cara selalu menjaga daya tahan tubuh, menghilangkan kebiasan merokok, dan memperbanyak mengonsumsi buah-buahan.

    8. Tuberculosis (TBC)

    TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat menyerang seluruh organ tubuh manusia, namun yang paling sering diserang adalah paru-paru (maka secara umum sering disebut sebagai penyakit paru-paru / TB Paru-paru). Bakteri ini menyerang paru-paru sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil. Penyakit ini menyebabkan proses difusi oksigen yang terganggu karena adanya bintik-bintik kecil pada dinding alveolus. Jika bagian paru-paru yang diserang meluas, sel-selnya mati dan paru-paru mengecil. Akibatnya napas penderita terengah-engah. Keadaan ini menyebabkan:
    1. Peningkatan kerja sebagian otot pernapasan yang berfungsi untuk pertukaran udara paru-paru
    2. Mengurangi kapasitas vital dan kapasitas pernapasan
    3. Mengurangi luas permukaan membran pernapasan, yang akan meningkatkan ketebalan membran pernapasan sehingga menimbulkan penurunan kapasitas difusi paru-paru
    TBC dapat menyebabkan kematian. Sebagian besar orang yang terinfeksi oleh bakteri tuberculosis menderita TBC tanpa mengalami gejala, hal ini disebut latent tuberculosis. Apabila penderita latent tuberculosis tidak menerima pengobatan maka akan berkembang manjadi active tuberculosis. Active tuberculosis adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh tidak mampu untuk melawan bakteri tuberculosis yang terdapat dalam tubuh, sehingga menimbulkan infeksi terutama pada bagian paru-paru.
    Gejala-gejala penyakit TB Paru adalah: batu berdahak selama tiga minggu atau lebih, dalam dahak pernah didapati bercak darah, demam selama satu bulan lebih terutama pada siang dan sore, menurunnya nafsu makan dan juga berat badan, sering berkeringat saat malam, dan sesak nafas.
    Menurut WHO, kurang lebih 33 % penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis, dan hampir sepertiga orang yang terinfeksi berada di Asia Tenggara. Pada tahun 2010, ditemukan 8,8 juta kasus baru tuberkulosis di seluruh dunia. 1,4 juta diantarnya berakhir dengan kematian.  
    Di Indonesia, kurang lebih ada 500.000 kasus baru TB setiap tahunnya. Sepertiganya meninggal dunia. Besarnya jumlah kematian akibat TB membuat Indonesia menduduki peringkat tiga jumlah dan kasus kematian penderita TB yang merupakan penyakti menular ini.
    TBC dapat di atasi dengan terapi. Terapi TBC yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.
    1. Pengguna vaksin BCG (Bacille Calmette-Guerin). Vaksin BCG diberikan mulai dari bayi. Perlindungan yang diberikan oleh vaksin BCG dapat bertahan untuk 10 – 15 tahun, sehingga pada usia 12 – 15 tahun dapat dilakukan vaksinasi ulang.
    2. Pengobatan pada pasien latent tuberculosis.
    3. Pengobatan pada active tuberculosis dengan menggunakan antibiotik selama kurang lebih 6 bulan tidak boleh putus.
    Penularan TB paling banyak dan paling mudah melalui udara. Itulah mengapa organ yang pertama kali diserang tuberkulosis adalah sistem pernapasan manusia terutama paru-paru. Tuberkulosis dapat menjadi penyakit kronis yang menyebabkan jaringan luka yang cukup luas di paru-paru.
    Tuberkulosis dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh, mulai dari sistem saraf, sistem getah bening, hingga tulang dan persendian. Tuberkulosis tulang disebut juga tuberkulosis milier.Orang-orang yang beresiko tinggi terkena tuberkulosis adalah orang-orang pengguna narkotika, para petugas medis dan orang-orang yang bekerja di rumah sakit.
    Resiko penularan pada orang yang merokok lebih besar dua kali lipat daripada orang yang tidak merokok. Demikian juga dengan orang yang kecanduan alkohol dan penderita diabetes melitus, resiko penularan tuberkulosis menjadi tiga kali lipat dari orang biasa.
    Dahak ataupun bersin yang dikeluarkan oleh penderita TB banyak mengandung bakteri Mycobacterium tuberculosis. Anak-anak dengan kekebalan tubuh belum sempurna sangat rentan terhadap penularan TB, terlebih jika mereka berada dalam satu lingkungan penderita TB. Untuk pencegahan penularan TB pada anak-anak, imunisasi BCG adalah imunisasi yang wajib selain hepatitis B, Polio, DPT, dan campak.
    Pengobatan yang rutin dan berhasil minimal memakan  waktu 6 bulan, namun ketidaksabaran dan ketidakpatuhan penderita dalam pengobatan, membuat penyakit TB kadang sulit diberantas. Pengobatan yang umum digunakan melawan tuberkulosis adalah menggukan antibiotik jenis isoniazid dan rifampisin.
    Orang dengan penyakit tuberkulosis aktif biasannya diberikan dua macam pengobatan antibiotik, hal ini untuk mencegah terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Tinggkat penularan penyakitsistem pernapasan manusia tuberkulosis sangat tinggi karena rendahnya kualitas lingkungan.
    Pencegahan terbaik tuberkulosis adalah dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Kualitas udara yang buruk memperparah penderita tuberkulosis. Penderita tuberkulosis juga harus dijauhkan dari anak-anak.

    9. Pneumonia

    Pneumonia atau Logensteking yaitu penyakit radang pari-paru yang disebabkan oleh Diplococcus pneumoniae. Akibat peradangan alveolus dipenuhi oleh nanah dan lender sehingga oksigen sulit berdifusi mencapai darah. Pneumonia adalah suatu penyakit infeksi atau peradangan pada organ paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit di mana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfer menjadi “inflame” dan terisi oleh cairan. Pneumonia dapat juga disebabkan oleh iritasi kimia atau fisik dari paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya, seperti kanker paru-paru atau terlalu banyak minum alkohol.Namun penyebab yang paling sering ialah serangan bakteria streptococcus pneumoniae, atau pneumokokus.
    Penyakit Pneumonia sering kali diderita sebagian besar orang yang lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki penyakit kronik sebagai akibat rusaknya sistem kekebalan tubuh (Imun), akan tetapi Pneumonia juga bisa menyerang kaula muda yang bertubuh sehat. Saat ini didunia penyakit Pneumonia dilaporkan telah menjadi penyakit utama di kalangan kanak-kanak dan merupakan satu penyakit serius yang meragut nyawa beribu-ribu warga tua setiap tahun.
    Terjadinya penyakit pneumonia yaitu gejala yang berhubungan dengan pneumonia termasuk batuk, sakit dada, demam, dan kesulitan bernafas.Sedangkan tanda-tanda menderita Pneumonia dapat diketahui setelah menjalani pemeriksaan X-ray (Rongent) dan pemeriksaan sputum.Cara penularan virus atau bakteri Pneumonia sampai saat ini belum diketahui pasti, namun ada beberapa hal yang memungkinkan seseorang beresiko tinggi terserang penyakit Pneumonia. Hal ini diantaranya adalah :
    1. Orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, seperti penderita HIV/AIDS dan para penderita penyakit kronik seperti sakit jantung, diabetes mellitus. Begitupula bagi mereka yang pernah/rutin menjalani kemoterapy (chemotherapy) dan meminum obat golongan Immunosupressant dalam waktu lama, dimana mereka pada umumnya memiliki daya tahan tubuh (Immun) yang lemah.
    2. Perokok dan peminum alkohol. Perokok berat dapat mengalami irritasi pada saluran pernafasan (bronchial) yang akhirnya menimbulkan secresi muccus (riak/dahak), Apabila riak/dahak mengandung bakteri maka dapat menyebabkan Pneumonia.Alkohol dapat berdampak buruk terhadap sel-sel darah putih, hal ini menyebabkan lemahnya daya tahan tubuh dalam melawan suatu infeksi.
    3. Pasien yang berada di ruang perawatan intensive (ICU/ICCU). Pasien yang dilakukan tindakan ventilator (alat bantu nafas) ‘endotracheal tube’ sangat beresiko terkena Pneumonia. Disaat mereka batuk akan mengeluarkan tekanan balik isi lambung (perut) ke arah kerongkongan, bila hal itu mengandung bakteri dan berpindah ke rongga nafas (ventilator) maka potensial tinggi terkena Pneumonia.
    4. Menghirup udara tercemar polusi zat kemikal. Resiko tinggi dihadapi oleh para petani apabila mereka menyemprotkan tanaman dengan zat kemikal (chemical) tanpa memakai masker adalah terjadi irritasi dan menimbulkan peradangan pada paru yang akibatnya mudah menderita penyakit Pneumonia dengan masuknya bakteri atau virus.
    5. Pasien yang lama berbaring. Pasien yang mengalami operasi besar sehingga menyebabkannya bermasalah dalah hal mobilisasi merupakan salah satu resiko tinggi terkena penyakit Pneumonia, dimana dengan tidur berbaring statis memungkinkan riak/muccus berkumpul dirongga paru dan menjadi media berkembangnya bakteri.
    Penanganan dan pengobatan pada penderita Pneumonia tergantung dari tingkat keparahan gejala yang timbul dan type dari penyebab Pneumonia itu sendiri, antara lain:
    1. Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri akan diberikan pengobatan antibiotik. Pengobatan haruslah benar-benar komplite sampai benar-benar tidak lagi adanya gejala atau hasil pemeriksaan X-ray dan sputum tidak lagi menampakkan adanya bakteri Pneumonia, jika tidak maka suatu saat Pneumonia akan kembali diderita.
    2. Pneumonia yang disebabkan oleh virus akan diberikan pengobatan yang hampir sama dengan penderita flu, namun lebih ditekankan dengan istirahat yang cukup dan pemberian intake cairan yang cukup banyak serta gizi yang baik untuk membantu pemulihan daya tahan tubuh.
    3. Pneumonia yang disebabkan oleh jamur akan mendapatkan pengobatan dengan pemberian antijamur.
    Disamping itu pemberian obat lain untuk membantu mengurangi nyeri, demam dan sakit kepala. Pemberian obat anti (penekan) batuk di anjurkan dengan dosis rendah hanya cukup membuat penderita bisa beristirahat tidur, Karena batuk juga akan membantu proses pembersihan secresi mucossa (riak/dahak) di paru-paru.

    10. Dipteri

    Dipteri adalah infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Pada umumnya, disebabkan oleh Corynebacterium diphterial. Pada tingkat lanjut, penderitanya dapat mengalami kerusakan selaput jantung, demam, lumpuh, bahkan meninggal dunia.

    11. Renitis

    Renitis merupakan peradangan pada rongga hidung sehingga hidung menjadi bengkak dan banyak mengeluarkan lendir. Gejala-gejala yang timbul pada seseorang yang menderita renitis antara lain bersin-bersin, hidung gatal, hidung tersumbat, dan berair (ingus encer). Renitis bisa timbul karena alergi atau faktor lain.

    12. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

    Upper Respiratory tract Infection (URI) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia bagian atas, yaitu hidung, laring (tekak), dan tenggorokan. Penyakit ini sering dijumpai pada masa peralihan cuaca. Penyebab munculnya ISPA hampir sama dengan influenza, yaitu karena kekebalan tubuh yang menurun.
    Perubahan suhu yang ekstrim terutama pada masa pancaroba membuat daya tahan tubuh menurun. Namun kadang virus dan bakteri turut berperan menyebabkan ISPA. Lebih dari 200 jenis virus dapat menyebabkan ISPA, namun virus yang paling sering menyerang adalah rinovirus. Selain itu masihada juga coronavirus, parainfluenza virus, adenovirus, dan enterovirus.
    Sedangkan bakteri yang dapat menyebabkan ISPA berasal dari jenis Stafilokokus, Streptokokus, dan Pneumokokus.ISPA dibagi dalam tiga tingkat, yaitu ringan, sedang, dan berat. Gejala ISPA ringan berupa batuk, suara serak, hidung berlendir (mengeluarkan ingus), dan demam (atau suhu badan terasa meningkat tidak seperti biasanya).
    Gejala ISPA sedang berupa demam tinggi hingga 39 derajat celcius, tenggorokan merah, pada kulit terdapat bercak-bercak berwarna merah menyerupai campak, telinga sakit dan mengeluarkan darah, dan pernafasan berbunyi mendecit. Sedangkan pada ISPA berat, gejala-gejalanya berupa bibir dan kulit mulai membiru, kesadaran menurun, gelisah, dan pernafasan berbunyi keras.
    Bentuk-bentuk ISPA antara adalah rhinitis (radang pada lubang mukos hidung), rinosinusitis/sinusitis, nasofaringitis dan faringitis (radang pada faring), epiglotitis (radang pada laring atas), laringitis, laringotraceitis (radang pada laring dan trakea), dan trakeaitis (radang pada trakea).
    Rhinitis, faringitis, dan laringitis kadang disebut sebagai flu biasa. Semua radang tersebut terjadi di sistem pernapasan manusia bagian atas. Pengobatan ISPA sering menggunakan antibiotik walupun virus penyebab ISPA dapat hilang dengan sendirinya seiring perbaikan kekebalan tubuh penderita.
    Pemberian antibiotik adalah untuk mencegah terjadinya infeksi yang lebih parah. Pada kasus ISPA dimana ingus dan dahak sudah berwara hijau, antibiotik disarankan diberikan pada penderita karena dengan demikian sudah ada infeksi karena bakteri. Obat-obatan analgesik juga dapat untuk mengobati keluhan sakit kepala dan badan pegal penderita ISPA.Infeksi berlangsung kurang lebih 14 hari.
    Setelah itu penderita secara umum akan normal kembali. Namun penderita dengan kelainan maupun komplikasi akan mendapat ISPA lebih lama. Jika sudah demikian, penderita memang harus memeriksakan diri ulang ke dokter. Bagi orang dewasa ISPA merupakan penyakit ringan dan biasa, namun bagi anak apalagi bayi, penyakit ini merupakan ancaman serius yang dapat menyebabkan kematian.
    ISPA mudah menyerang anak-anak karena kekebalan tubuh yang belum sempurna. Sekitar 40 % - 60 % pasien anak ke Puskesmas karena keluhan ISPA. Serangan ISPA pada bayi kurang dari dua bulan sangat dapat menyebabkan kematian. Pada bayi, sistem pernapasan manusia belum sempurna. Kadang laring harus bekerja keras agar bayi tidak tersedak.

    13. Kanker Paru-Paru

    Penyakit ini merupakan salah satu yang paling berbahaya. Sel-sel kanker pada paru-paru terus tumbuh tidak terkendali. Penyakit ini lamakelamaan dapat menyerang seluruh tubuh. Salah satu pemicu kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok. Merokok dapat memicu terjadinya kanker paru-paru dan kerusakan paru-paru.
    Gejala-gejala umum penderita kanker paru-paru :
    1. Pembekakan di wajah atau di leher
    2. Napas sesak dan pendek-pendek
    3. Kehilangan nafsu makan dan turunnya berat badan
    4. Kelelahan kronis
    5. Dahak berdarah, berubaha warna dan semakin banyak
    6. Sakit kepala, nyeri dengan sebab yang tidak jelas
    7. Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat
    8. Suara serak/parau

    14. SARS

    SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) adalah sebuah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus Coronavirus dari ordo Coronaviridae. Virus ini menginfeksi saluran pernapasan. Gejalanya berbedabeda pada tiap penderita, misalnya pusing, muntah-muntah, disertai panas tinggi dan batuk. Sementara itu, gangguan yang tidak disebabkan oleh infeksi antara lain rinitis, yaitu peradangan pada membran lendir (mukosa) rongga hidung. Banyaknya lendir yang disekresikan, mengakibatkan peradangan. Biasanya, terjadi karena alergi terhadap suatu benda, seperti debu atau bulu hewan.

    15. Rinitis

    Rinitis adalah radang pada rongga hidung akibat infeksi oleh virus, missal virus influenza. Rinitis juga dapat terjadi karena reaksi alergi terhadap perubahan cuaca, serbuk sari, dan debu. Produksi lendir meningkat.

    16. Laringitis

    Laringitis adalah radang pada laring. Penderita serak atau kehilangan suara. Penyebabnya antara lain karena infeksi, terlalu banyak merokok, minum alkohol, dan terlalu banyak serak.

    17. Legionnaries

    Legionnaries adalah penyakit paru-paru yang disebabkan bakteri legionella pneumophilia. Bentuk infeksinya mirip dengan pneumonia.

    18. Tonsilitis

    Tonsillitis adalah peradangan pada tonsil (amandel) sehingga tampak membengkak, berwarna kemerahan, terasa lunak dan timbul bintik-bintik putih pada permukaannya. Tonsilitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Jika terjadi infeksi melalui mulut atau saluran pernapasan, tonsil akan membengkak (radang) yang dapat menyebabkan penyempitan saluran pernapasanAdapun gejala-gelaja tonsilitis adalah sebagai berikut.
    1. Tenggorokan terasa sakit.
    2. Terasa sakit saat menelan.
    3. Tubuh mengalami demam tinggi.
    4. Sering mengalami muntah
    5. Mengalami kesulitan saat bernapas
    6. Tidur mendengkur
    7. Nafsu makan menurun
    8. Timbul bau tidak sedap pada mulut
    9. Timbul nyeri di sekitar otot

    19. Asfiksi

    Asfiksi adalah gangguan dalam pengangkutan jaringan toksigen ke jaringan yang disebabkan oleh terganggunya fungsi paru-paru, pembuluh darah, atau jaringan tubuh.
    Asfiksi disebababkan oleh: tenggelam (akibat alveolus terisi air), pneumonia (akibatnya alveolus terisi cairan lendir dan cairan limfa), keracunan CO dan HCN, atau gangguan sitem sitokrom (enzim pernapasan). Gejala penyakit Asfiksi:
    1. Pada fase dispneu / sianosis asfiksia berlangsung kira-kira 4 menit. Fase ini terjadi akibat rendahnya kadar oksigen dan tingginya kadar karbon dioksida. Tingginya kadar karbon dioksida akan merangsang medulla oblongata sehingga terjadi perubahan pada pernapasan, nadi dan tekanan darah. Pernapasan terlihat cepat, berat, dan sukar. Nadi teraba cepat. Tekanan darah terukur meningkat.
    2. Fase konvulsi asfiksia terjadi kira-kira 2 menit. Awalnya berupa kejang klonik lalu kejang tonik kemudian opistotonik. Kesadaran mulai hilang, pupil dilatasi, denyut jantung lambat, dan tekanan darah turun.
    3. Fase apneu asfiksia berlangsung kira-kira 1 menit. Fase ini dapat kita amati berupa adanya depresi pusat pernapasan (napas lemah), kesadaran menurun sampai hilang dan relaksasi spingter.
    4. Fase akhir asfiksia ditandai oleh adanya paralisis pusat pernapasan lengkap. Denyut jantung beberapa saat masih ada lalu napas terhenti kemudian mati.

    20. Hipoksia

    Hipoksia yaitu gangguan pernapasan dimana kondisi sindrom kekurangan oksigen pada pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian.Pada kasus yang fatal dapat menyebabkan kematian pada sel-sel. Namun pada tingkat yang lebih ringan dapat menimbulkan penekanan aktivitas mental (kadang-kadang memuncak sampai koma), dan menurunkan kapasitas kerja otot.

    Sumber:http://hedisasrawan.blogspot.com/2013/08/20-penyakit-pada-sistem-pernapasan.html
    thumbnail
    20 Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia Sistem pernapasan pada manusia adalah sal...
     
    Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
    http://simbolonbermanhot.blogspot.com @Van Bolon - Published by Bamz